Semarang, (3/6) – Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Sosiologi Media menyelenggarakan Article Review Session bersama akademisi dari University of Hawai?i at M?noa, Amerika Serikat, Dr. Micah R. Fisher. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 2-3 Juni 2026 di Ruang Antawirya FISIP UNDIP ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring akademik internasional.

Kegiatan yang didukung melalui Program Equity UNDIP 2026 tersebut diinisiasi oleh KBK Sosiologi Media Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP yang diketuai oleh Dr. Nurul Hasfi, S.Sos., M.A. Mengusung tema Critical Discussion on Communication Research and Academic Publishing, forum akademik ini dirancang sebagai ruang diskusi kritis bagi dosen dan peneliti untuk memperoleh masukan langsung dari akademisi internasional terkait pengembangan artikel ilmiah, strategi publikasi, serta penguatan kontribusi penelitian terhadap berbagai isu sosial dan komunikasi kontemporer.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP, Dr. Agus Naryoso, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa forum ini merupakan kesempatan berharga bagi dosen dan mahasiswa untuk memperkuat kualitas riset dan publikasi melalui dialog langsung dengan akademisi internasional. Ia juga mendorong seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, bertukar gagasan, dan memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana membangun kolaborasi akademik yang lebih luas dan berdampak.

Selanjutnya, Dekan FISIP UNDIP, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., menyampaikan opening remarks sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas penelitian dan publikasi internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik Universitas Diponegoro di tingkat global.
Forum akademik ini menghadirkan Dr. Micah R. Fisher, akademisi dari School of Communication and Information, College of Social Sciences, University of Hawai?i at M?noa, yang memiliki kepakaran di bidang environmental governance, political ecology, climate adaptation, serta berbagai isu sosial dan pembangunan di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Berbeda dengan seminar akademik pada umumnya, peserta kegiatan ini telah mengunggah abstrak maupun manuskrip penelitian mereka sebelum pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, Dr. Micah dapat menelaah setiap naskah terlebih dahulu sehingga sesi yang berlangsung lebih berfokus pada diskusi substantif, kritik konstruktif, serta rekomendasi pengembangan penelitian dan publikasi.
Dalam sesi bertajuk Critical Discussion on Communication Research and Academic Publishing, Dr. Micah membagikan pengalaman dan strategi dalam mengembangkan artikel ilmiah yang mampu bersaing pada jurnal internasional bereputasi. Menurutnya, proses penulisan artikel akademik sering kali menjadi perjalanan panjang yang penuh tantangan dan dapat terasa sebagai a lonely process bagi para peneliti.
Ia mengingatkan agar hasil penelitian tidak berhenti sebagai graveyard of papers atau sekadar kumpulan naskah yang tersimpan tanpa pernah dipublikasikan. Sebaliknya, penelitian perlu terus dikembangkan melalui proses revisi, diskusi akademik, dan kolaborasi agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Di sisi lain, Dr. Micah memberikan apresiasi terhadap kualitas data lapangan yang dimiliki para peneliti Indonesia. Menurutnya, banyak penelitian yang memiliki potensi besar untuk diterbitkan pada jurnal internasional karena menawarkan kekayaan konteks sosial, budaya, dan kebijakan yang relevan dengan berbagai isu global.

Selain membahas aspek teknis penulisan artikel, diskusi juga mencakup penguatan kerangka teori, kontribusi akademik, metodologi penelitian, strategi membangun argumentasi ilmiah, hingga pemilihan jurnal yang sesuai dengan fokus kajian masing-masing penelitian. Pada sesi lanjutan hari kedua, Dr. Micah kembali menekankan pentingnya unsur kebaruan (novelty), relevansi sosial, dan kontribusi ilmiah yang jelas sebagai faktor penting dalam meningkatkan peluang publikasi pada jurnal internasional bereputasi.
Selama dua hari pelaksanaan, forum diskusi dipandu oleh dosen Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP. Muhammad Rif’at Al-Razi, S.I.Kom., M.I.Kom. bertindak sebagai moderator pada hari pertama, sementara Herlina Kusumaningrum, S.Sos., M.A. memoderatori sesi hari kedua. Diskusi berlangsung dinamis melalui presentasi artikel, sesi ulasan naskah, serta pertukaran gagasan antara peserta dan narasumber.

Melalui Article Review Session ini, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP bersama KBK Sosiologi Media terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi global. Kehadiran akademisi internasional seperti Dr. Micah R. Fisher tidak hanya memberikan perspektif baru dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi akademik internasional yang lebih luas bagi sivitas akademika FISIP UNDIP.
![]() |
![]() |
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, produktivitas publikasi internasional, serta pencapaian visi Universitas Diponegoro sebagai World Class University.
Penulis: Muhammad Rif’at Al-Razi

